Selasa, 18 Agustus 2009

Apel, Mengatasi Beragam Penyakit (Termasuk Insomnia)


"Makanlah apel setiap hari dan tubuh akan terhindar dari penyakit." Demikian makna peribahasa Inggris, "An apple a day keeps the doctor away." Di negara-negara maju, seperti di Amerika dan Eropa, kalimat ini bukan saja sangat populer, tapi juga diyakini masyarakatnya, dengan mengonsumsi sebutir apel sehari, seseorang akan tetap sehat. Bukan hanya penyakit ringan seperti flu dan diare yang bisa ditangkal dengan apel, tapi juga kanker, serangan jantung, dan stroke. Luar biasa bukan? Di dalam buah 'meja' ini terkandung banyak sekali zat yang bersifat mencegah atau menyembuhkan sejumlah penyakit. Tak heran, di berbagai negara maju, termasuk Amerika Serikat diproduksi obat yang disebut 'pil apel'.

Menurut para ilmuwan, salah satu kandungan zat dalam buah apel mampu mengatasi insomnia. Christoph Hufeland, pakar obat-obatan alamiah, senantiasa menganjurkan pasien insomnia rajin makan apel. Banyak bukti, para penderita insomnia bisa tidur nyenyak setelah mengonsumsi apel. Hal ini dimungkinkan karena dalam buah apel terdapat mineral magnesium plus kalsium yang berkhasiat sebagai obat penenang alami. Dampaknya memang sangat positif, sebab selagi kita tidur, tubuh secara otomatis akan mereparasi seluruh sel yang telah aus, rusak, atau yang mati, sehingga peredaran darah lancar dan tubuh menjadi kuat kembali.

Peneliti dari Amerika, Prof. Dr. Ancel Keys mengatakan, zat yang terkandung dalam apel mampu mengatur pembagian gula darah dalam tubuh, sehingga orang dapat tidur nyenyak setelah memakannya. Peneliti lain, Dr. Jeffry S. Hyams berpendapat, zat yang terkandung dalam apel mengatur perkembangan bakteri dalam usus, sehingga peredaran darah menjadi lancar dan pertahanan tubuh menjadi kuat.

Sementara Prof. Josef Jagic dari Wina berpendapat, zat yang terkandung dalam apel mampu melarutkan garam dan air yang berlebihan di dalam tubuh. Menurutnya, apel sangat cocok untuk pasien tekanan darah tinggi dan dapat mencegah sakit jantung.

Pemahaman mengenai apel sebagai 'obat' sudah dikenal masyarakat sejak zaman baheula. Hipocrates, seorang dokter dari Yunani pada 460-377 SM, menganjurkan orang yang jantungnya lemah, usus dan ginjalnya bermasalah, supaya rajin makan apel. Para peneliti berpendapat, yang bertanggung jawab terhadap efek menyehatkan dari apel tidak lain adalah antioksidan.

Para dokter dan ahli farmasi sepakat, dalam apel, selain terkandung vitamin juga terdapat zat pektin (serat alami) yang bersifat melindungi tubuh dari infeksi. Pektin adalah senyawa polisaccharida yang bisa larut dalam air dan membentuk cairan kental (jelly) yang disebut mucilage/mucilagines. Cairan ini dapat berfungsi sebagai pelindung yang melapisi selaput lendir lambung dan usus. Dinding lambung dan usus akan terlindungi bila terdapat luka, kuman, atau toksin. Pektin juga dikenal sebagai antikolesterol. Bila berinteraksi dengan vitamin C dapat menurunkan kolesterol darah.

Selain itu, pektin juga dapat menyerap kelebihan air dalam usus dan memperlunak feses, serta mengikat dan menghilangkan racun dalam isi usus. Karena itu, secara tidak langsung, apel bisa juga untuk mengobati penyakit mag, lambung, dan diare.

Manfaat lainnya, memperlambat reasorpsi dan menyerap lemak serta gula yang muncul setelah mengonsumsi karbohidrat. Karena penyerapan lemak itulah kadar kolesterol turun, penyakit darah tinggi pun dengan sendirinya diredam. Di samping itu buah apel hampir tanpa lemak dan kolesterol, sehingga cocok dimasukkan sebagai menu diet. Keluhan seperti sembelit pada orang diet tidak akan terjadi bila orang tersebut memasukan apel sebagai bagian dari menunya.


Sumber :
Kabelan Kurnia, Staf KPP Bioteknologi ITB. Peminat masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat.

pikiran-rakyat.com, dalam :

19 Agustus 2009
Sumber Gambar :

Atasi Insomnia dengan Lobak


Banyak orang yang kurang menyukai lobak karena rasanya yang sedikit pedas serta memiliki bau khas yang agak menyengat. Padahal rasa pedas yang dihasilkan dari senyawa glikosida yang terdapat pada buah dan daun lobak dapat menyembuhkan rasa ngilu di perut. Buah itu juga dapat mengatasi insomnia atau kesulitan tidur.

Menurut ilmu kedokteran tiongkok, lobak putih atau lobak Cina yang memiliki nama Raphanus Sativa itu baik untuk organ vital manusia. Lobak mengandung karbohidrat, energi, vitamin, mineral, kalori, protein, lemak, kalsium, fosfor, serat, zat besi, vitamin B1, vitamin B2, Vitamin C, dan niacin.

Mengonsumsi lobak secara rutin dipercaya dapat memperhalus kulit. Vitamin C yang terkandung di dalam lobak berkhasiat sebagai antioksidan dan dapat menghambat senyawa melanin.

Lobak juga dapat digunakan sebagai 'senjata' saat pelangsingan karena lobak dapat mengurangi nafsu makan. Selain itu, lobak juga mengandung enzim diastase yang dapat melancarkan pencernaan dan mengahalangi penumpukan lemak dalam jaringan tubuh.

Untuk mengobati sakit di bagian perut, Anda dapat mencoba resep tradisional. Ambil Lobak Cina lalu diparut dan diberi garam sedikit. Lalu letakkan parutan tersebut di dalam wadah dan didiamkan sekitar 5 jam. Setelah itu, saringlah air endapan Lobak Cina tersebut, dan air saringan lobak tersebut diminum jika mau tidur. Untuk mendapatkan hasil yang sempurna ulangi cara ini 4 sampai 5 hari berturut-turut.

Bagi perokok berat, kandungan minyak atsiri, rafanol dan rafarin dapat menetralisir racun rokok. Cara untuk mengatasi rasa sesak atau penyakit paru akibat terlalu banya merokok dapat dengan perasan air lobak. Minumlah air perasan lobak sekali tiap tiga bulan.

Lobak juga bisa mengatasi sulit tidur atau insomnia, karena bersifat anti-insomnia, hipnotis dan saforis. Dengan mengonsumsi lobak, kegelisahan penederita insomnia akan berkurang. Dengan begitu tubuh dapat lebih rileks dan dapat tidur nyanyak.

Kemudian, untuk tenggorakan yang terasa serak, campuran 150 gr lobak dan 5 gr jahe yang diblender dan disaring airnya dapat melegakan tenggorakan dan ampuh menghilangkan serak. (berbagai sumber/cr1/rin)


Sumber :

http://www.republika.co.id/berita/49831/Atasi_Insomnia_dengan_Lobak

19 Agustus 2009

Sumber Gambar:

http://www.deptan.go.id/daerah_new/jambi/tanjung_timur/gambar/Horti/Lobak.jpg

Melihat Insomnia dari Sudut Ilmu Kedokteran Ketiga


Hari ini klinik saya didatangi seorang murid pria SMU yang ditemani oleh kedua orang tuanya. Sang Ibu menunjuk wajah anaknya sambil menggelengkan kepala, lalu berkata: "Kenapa wajah ini selalu tidak sembuh-sembuh juga. Selain itu juga susah tidur". Saya mengamati bisul yang memenuhi wajah anak ini, menyentuh bentol kecil itu dengan tangan, berduri-duri seperti durian. Saya gelengkan kepala mengatakan: "Ini tidak seperti jerawat." Ibunya dengan cemas bertanya: "Lalu apa penyakitnya?"

Terus terang, saya juga tidak tahu. Mau tidak mau saya mengatakan kepadanya: "Mungkin fungsi penawar racun hati tidak baik, timbunan zat racun dalam tubuh terlalu banyak, akibatnya timbul penyakit tersebut." Masalahnya adalah seorang pemuda yang sehat walafiat, kenapa bisa menimbun begitu banyak zat racun? Hasil pemeriksaan menunjukkan, ruas tulang leher ke-6 dan ke-7 masing-masing telah berputar ke dua arah yang berbeda kira-kira 45 derajat, perubahan posisi ruas tulang leher yang demikian aneh, adalah yang pertama kali saya temui, saya menggunakan teknik tangan membantunya kembali ke posisi normal. Karena celah sangat besar, sementara tidak dapat kembali ke posisinya secara tepat sempurna. Namun, setelah dibuka ruas tulang belakang dan ditambah kop lagi, pada dasarnya peredaran energi dan peredaran darah sudah lancar. Saya memberinya sebungkus obat.

Tiga hari kemudian waktu datang berobat lagi, bentol di wajah melunak, tampak membaik dilihat dari permukaan luar. Saya bertanya kepadanya: "Apakah sudah agak membaik?" Saya pikir, dia pasti puas dengan perubahan wajahnya sendiri, dan tak disangka dengan gembira dia berkata: "Ya, sudah banyak berhasil, saya dulu harus bolak-balik 1-2 jam baru bisa tidur, dan terkadang sepanjang malam tidak bisa tidur. Sekarang begitu berbaring, dalam waktu 10 menit sudah tertidur." Saya bertanya kepadanya: "Tahukah, wajahmu sudah banyak berhasil?" Dia meraba-raba wajahnya dan berkata: "Rasanya lebih baik." Dia sama sekali tidak peduli bagaimana keadaan wajahnya, masalahnya orang tua yang merisaukannya sama sekali tidak mengetahui. Anak muda yang belum sampai 20 tahun usianya ini bisa mengidap penyakit insomnia.

Sebagian besar penderita insomnia di klinik berhubungan dengan kelainan posisi ruas tulang belakang, seperti pasien kecil di atas ini, dia mengalami insomnia (kesulitan tidur) karena parahnya kelainan posisi ruas tulang leher. Dan masih banyak lagi yang disebut dengan penderita insomnia pada kelemahan saraf otak, penyebab penyakitnya di ruas tulang belakang yang mengalami kelainan. Melalui pemeriksaan raba anus dapat diketahui, ruas tulang ekor mereka keras dan sama sekali tidak elastis. Orang seperti ini sangat tidak mudah tidur, dan sangat mudah terbangun. Kualitas tidur sangat buruk. Dan karena kualitas tidur tidak baik, menimbulkan banyak penyakit. Penderita seperti ini, akan beralih-alih di berbagai rumah sakit, dan klinik yang berbeda, mencari pengobatan di mana-mana, namun tidak juga mendapat perbaikan.

Terjadinya kelainan pada ruas tulang ekor, pada umumnya berasal dari luka bagian luar, atau terjatuh dan melalui waktu lama tidak mendapatkan pengobatan yang tepat. Ada sebagian orang bisa terus memburuk menuju ke ruas tulang sakral, bahkan ruas tulang lumba dan ruas tulang punggung. Jika sudah demikian, maka timbullah gejala penyakit Rigidity Spondylitis (radang tulang punggung yang menjadi kaku). Dilihat dari sudut ilmu kedokteran ke-3, Rigidity Spondylitis bukan gejala penyakit yang tidak terobati. Hanya saja proses pengobatannya agak lama. Ruas tulang ekor memiliki sebuah titik akupunktur yang penting, namanya titik "Chang Qiang". Ia merupakan titik tolak meridian "Du", menuju ke tubuh bagian depan adalah meridian menuju ke tubuh bagian belakang adalah meridian "Du". Karena terjadi kelainan mungkin mengakibatkan meridian "Du" dan meridian "Ren" buntu sehingga tidak lancar. Sistem saraf pusat pada tubuh manusia, semuanya melalui ruas tulang belakang berhubungan dengan organ-organ vital tubuh dan seluruh anggota tubuh. Jika energi meridian "Du" tidak lancar tentu saja semuanya merasa tidak enak. Maka, bisa muncul "memperbaiki ras tulang punggung" yang termasuk terapi pengobatan baru ini. Banyak penderita yang masih belum tahu, penyakit diri sendiri tergantung pada dokter ahli ruas tulang punggung! Dalam klinik, jika saya bertemu dengan penderita seperti ini, akan mendorongnya berlatih Gong, mengapa? Sebab metode Gong ortodok yang sesungguhnya, misalnya: Falun Gong, dalam proses latihan, ia dapat menghasilkan arus energi, dan arus energi ini tidak sama dengan energi tubuh manusia, kepadatannya lebih besar, energinya lebih kuat, dapat melewati ruas tulang belakang atau organ dalam yang sedang mengalami kelainan.

Karenanya, banyak sekali penderita penyakit lama yang sudah puluhan tahun, dapat sembuh total dalam waktu relatif singkat. Tentu saja, jika ingin memperoleh efek yang menakjubkan ini ada syaratnya, sebab ia bukan Qigong yang biasa kita kenal atau melakukan senam, bukan hanya dengan berlatih gerakan saja sudah cukup. Anda harus memahaminya secara mendalam dan menyeluruh dengan tulus mempraktikkannya baru bisa berhasil. (erabaru.net)* (29 Juli 2009)

Sumber :

http://erabaru.net/kesehatan/34-kesehatan/3399-melihat-insomnia-dari-sudut-ilmu-kedokteran-ketiga

19 Agustus 2009

Sumber Gambar:

http://duniapsikologi.dagdigdug.com/files/2009/04/insomnia_by_sorceressmyr.jpg


Atasi Insomnia, Perlancar Aktivitas


Ada kalanya kita mengalami hari buruk di pagi hari, perasaan tidak nyaman dan uring-uringan. Pernah kah Anda mencari penyebabnya? Menurut penelitian kurang tidur dan insomnia biasanya menyebabkan frustasi pada orang dewasa. Susah tidur di malam hari bisa membawa akibat buruk pada kesehatan. Bisa juga memicu depresi. Penyebab susah tidur pada tiap-tiap orang memang berbeda, tapi menurut penelitian stres akibat pekerjaan dan masalah keuangan lebih banyak membuat orang susah tidur. Tapi Anda bisa mengalahkan masalah sulit tidur ini. Ikuti delapan cara di bawah ini dan Anda akan bangun dengan perasaan segar di pagi hari.

1. Berhenti merasa cemas. Mengkhawatirkan masalah yang Anda hadapi setiap hari hanya akan membuat Anda susah memejamkan mata. Jika kekhawatiran merupakan penyebabnya, cobalah untuk lebih rileks. Atasi masalah yang Anda hadapi dan perpendek masa insomnia Anda. Tapi jika Anda masih mengalami insomnia setelah mengatasi masalah, sebaiknya pergi lah ke dokter.

2. Hindari berolah aga dua jam sebelum waktu tidur. Berolahraga sebelum waktu tidur atau dua jam sebelum tidur akan mengurangi perasaan rileks. Anda perlu mengurangi tingkat energi Anda, jadi lakukan kegiatan yang mendatangkan rasa santai di saat-saat sebelum tidur.

3. Hindari rangsangan. Jangan mengkonsumsi kafein setelah sore hari, hindari alkohol dan merokok, apalagi pada saat sebelum tidur. Sebaiknya minum satu cangkir teh non kafein, teh chamomile yang terbaik untuk membuat rileks.

4. Ciptakan zona nyaman untuk tidur. Zona nyaman saat-saat menjelang tidur dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan, misalnya kesejukan ruangan, terang dan gelapnya ruangan, ketenangan atau mungkin juga harus mematikan alat-alat elektronik. Ada orang-orang tertentu yang membutuhkan ketenangan total untuk dapat tertidur, jadi hindari jam yang berdetak di ruangan. Jangan bekerja, makan, nonton TV dan membaca di tempat tidur.

5. Minum sedikit air di malam hari. Banyak minum akan membuat Anda kebelet pipis. Pasti tidak menyenangkan di tengah-tengah tidur lelap tiba-tiba Anda mendapat dorongan ke kamar kecil. Jika memang dibutuhkan, minum satu cangkir teh hangat atau setengah gelas air putih sebelum tidur.

6. Tidur lah hanya pada jam tidur. Tidur panjang di siang hari hanya akan mengubah siklus normal jadwal tidur Anda. Sebisa mungkin hindari tidur siang berlebihan agar bisa lelap tidur di malam hari.

7. Jadikan kamar tidur tempat yang nyaman. Anda bisa menyingkirkan rasa khawatir saat naik ke tempat tidur. Gunakan saat siang untuk memikirkan segala permasalahan. Jika memang Anda butuh menuliskan apa pun masalah yang Anda pikirkan, lakukan di luar kamar tidur. Jadikan kamar tidur sebagai tempat terjauh dari rasa khawatir. Kalau perlu tuliskan peraturan dan tempelkan di dinding kamar agar Anda selalu ingat. Sebelum naik ke tempat tidur, ucapkan keras-keras untuk tidak memikirkan apapun yang membuat Anda merasa resah.

8. Menjauhkan diri. Jika 15 menit berlalu dan Anda belum juga bisa tidur, tinggalkan kamar dan lakukan sesuatu yang membuat Anda merasa rileks. Mandi air hangat, membaca buku atau melakukan perenggangan bisa membantu mengatasi saat seperti ini. Setelah 20 atau 30 menit Anda bisa kembali ke tempat tidur. Jika masih tidak berhasil, ulangi lagi aktivitas tadi.Tidur cukup dan nyenyak memang dibutuhkan untuk membuat Anda merasa segar. Dengan pikiran dan perasaan segar, dijamin Anda akan dapat melakukan aktivitas apapun dengan lebih baik. Selamat mencoba. (kpl/erl) (16 Mei 2009)

Sumber :

http://www.kapanlagi.com/a/atasi-insomnia-perlancar-aktivitas.html

Sumber Gambar:

http://fokus.teknologiotak.com/gambar/insomnia.jpg


Program Interaktif Redakan Insomnia

Bagi Anda yang mengalami kesulitan tidur, Anda boleh bersorak. Baru-baru ini, sebuah hasil penelitian menemukan metode yang berguna mengatasi penyakit insomnia. Sebuah penyakit yang cukup mengganggu produktivitas.

Seperti dikutip dari situs
ScienceDaily, program interaktif yang berbasis pada terapi perilaku kognitif dapat menjadi solusi mengatasi penyakit ini. Metode ini disebut denganinternet intervention.

Untuk mengetahui keefektifan metode ini, Lee M. Ritterband dari Universitas Virginia mengadakan penelitian terlebih dulu. Dia mengikutsertakan 44 partisipan yang mengalami insomnia. Lalu, program interaktif diterapkan pada 22 orang yang mengalami gangguan tidur. Adapun program interaktifnya berupa permainan, kuis, sketsa, animasi, grafik dan teks.

Namun, sebelumnya mereka dilarang untuk melakukan beberapa aktivitas seperti membaca, menonton televisi dan tidur-tiduran. Selain itu mereka diminta untuk mengubah gambaran dan pikiran yang tidak bermanfaat. Hasilnya, terjadi penurunan gejala insomnia.

Namun, Anda saat ini tak dapat serta merta mengikuti terapi ini. Pasalnya, klinik yang menjalankan terapi ini masih sangat jarang, karena alasan tenaga profesional yang kurang serta biaya.(AND) (7 Juli 2009)

Sumber :
Iswardani
19 Agustus 2009

Atasi Insomnia Akibat Mimpi Buruk


MIMPI buruk sering kali membuat kita jadi takut melanjutkan tidur dan bahkan trauma. Tak heran jika banyak pasien yang melaporkan mengalami insomnia akibat mimpi buruk. Bahkan di Amerika disebutkan kalau 1 dari 20 orang dewasa menderita mimpi buruk atau mimpi yang mengganggu. Jumlahnya justru meningkat hingga 2 kali lipat pada anak-anak dan remaja.

Mimpi buruk bersifat mengganggu dan bisa memicu insomnia serta berbagai gangguan di siang hari termasuk depresi, kecemasan, gangguan memori, mudah marah, serta gangguan konsentrasi. Dan hampir semua orang mengira kalau mimpi buruk ini tidak bisa diatasi. Akibatnya jarang pasien yang mencari pengobatan. Jika Anda termasuk di dalamnya, ada baiknya mulai mencari pengobatan. Pasalnya, sebuah terapi yang dikenal dengan
Imagery Rehearsal Therapy (IRT), terbukti bisa membantu mengatasi gangguan mimpi buruk dan insomnia.

Apa itu Imagery Rehearsal Therapy (IRT)?

IRT merupakan penanganan mimpi buruk dan insomnia tanpa obat yang dikembangkan oleh Dr. Barry Krakow. Dalam terapi ini, pasien tidak diminta mendiskusikan pengalaman yang memicu mimpi-mimpi buruk atau isi dari mimpi mereka. Tetapi, mereka fokus dalam proses mengubah gambaran. Pasien diminta untuk menuliskan kembali mimpi mereka. Selanjutnya, mereka diminta membayangkan mimpi yang baru di siang hari.

Apa saja yang dilakukan selama terapi?

Pengalaman mengalami mimpi buruk sangat unik dan bisa berbeda pada setiap orang dengan beragam faktor penyebab seperti lingkungan dan kecenderungan biologis. Studi menunjukkan kalau IRT efektif dalam mengobati berbagai pasien termasuk mereka yang bermimpi secara tertur hingga mereka yang mengalami mimpi buruk akibat trauma (
Post-Traumatic Stress Disorder/PTSD).

Proses terapi bisanya meliputi penerangan mengenai faktor penyebab mimpi buruk, cara menerapkan pola tidur yang sehat dan efektif, cara membayangkan mimpi yang diinginkan, menuliskan kembali mimpi melalui teknik-teknik membayangkan, dan mempelajari teknik-teknik menenangkan pikiran dan mengontrol stres.

Efektifitas

Studi-studi klinis menunjukkan kalau IRT efektif dalam menangani mimpi-mimpi buruk. Beberapa pasien melaporkan mengalami perbaikan
mood di siang hari serta bisa beraktivitas jauh lebih baik di siang hari.

Anda tertarik untuk mencoba? Berkonsultasilah dengan dokter untuk mencari terapis yang tepat. Atau Anda bisa memulai sendiri dengan menuliskan mimpi-mimpi buruk Anda dan membayangkan mimpi baru yang Anda inginkan di siang hari. Selain itu, akan lebih baik lagi jika Anda belajar menenangkan diri dan mengontrol stres melalui meditasi atau teknik-teknik relaksasi. (OL-08) (28 Juli 2009)

Sumber :
Ikarowina Tarigan
19 Agustus 2009


Sumber Gambar:
http://danyexel.files.wordpress.com/2009/01/a_to_z_of_sleep0.jpg

Terapi Gizi untuk Insomnia



Insomnia atau sulit tidur menimpa 1 dari 10 orang Amerika Serikat. Insomnia bisa berupa mata tak terpejam sepanjang malam, terbangun di tengah lelapnya tidur dan sulit tidur kembali, terbangun beberapa kali, bangun terlalu dini, atau tidak merasa bugar setelah bangun tidur.

Masih ada insomnia kronis sebagai insomnia paling parah karena penderitanya selama sebulan atau lebih tidak bisa tidur pada sebagian besar malam. Ada pula insmonia jangka pendek, sulit tidur 2-4 minggu, dan insomnia transient yang berlangsung beberapa hari.

Meski demikian sebenarnya hanya 30 persen penderita insomnia yang benar-benar terganngu. Insomnia bisa terjadi karena kondisi kejiwaan seperti stress atau gangguan fisik di sekitarnya. Tidur siang yang berlebihan juga membuat mata terjaga sepanjang malam.

Tidur siang sebenarnya tidak diperlukan. Hormon melatoninyang dikeluarkan kelenjar pineal adalah jam alami bagi tubuh. Hormon ini mulai mengalir ketika sinar Matahari mulai redup. Kehadiran hormon melatonin di dalam tubuh memerintahkan istirahat. Disiang hari, hormon tak diproduksi.

Lingkungan fisik bisa berupa suara bising didekat tempat tinggal, misalnya bunyi mesin pabrik atau kereta api yang melintas. Suhu lingkungan yang terlalu panas atau dingin, demikian pula perubahan suasana lingkungan, bisa menimbulkan gangguan tidur.

Terlalu banyak minum kopi atau minuman berkafein, mengisap rokok, atau minum minuman beralkohol menjelang tidur, dapat memicu insomnia. Kafein dapat meningkatkan denyut jantung, alkohol menguras vitamin B yang mendukung sistem saraf, dan nikotin bersifat neurostimulan yang justru membangkitkan semangat.

Dampak serius insomnia adalah turunnya produktivitas. Penderita insomnia sering mengantuk di siang hari dan tidak bisa memusatkan perhatian pada hal-hal detail. Mereka tidak dapat memberikan pertimbangan untuk mengatasi masalah. Orang insomnia juga sering lupa, bahkan hal yang baru saja dialami.

Tubuh lelah akibat tidak tidur semalaman membuat penderita insomnia mudah terusik. Hal-hal kecil dapat menimbulkan kemarahan karena penderita insomnia benar-benar dapat merupakan siksaan bagi penderita dan lingkungannya.

Asupan Gizi

Diperlukan asupan gizi (magnesium dan kalsium) yang cukup jumlahnya untuk menangkal insomnia. Defisiensi magnesium dan kalsium menyebabkan tidur tidak nyenyak.

Sebenarnya fungsi magnesium adalah merelaksasi otot. apabila otot kaku, timbul rasa ngilu-ngilu yang membuat badan terasa sakit. Kalsium yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan tulang juga dapat dimanfaatkan untuk menenangkan pikiran. Kalsium berdampak calming effect. Jadi, kondisi kecemasan atau stres dapat dikurangi dengan magnesium dan kalsium.

Hormon melatonin bermanfaat membuat tidur lebih nyenyak. Saat ini sudah ada produk suplemen yang mengombinasikan magnesium, kasium, dan melatonin. Vitamin B kompleksdapat membantu penderita insomnia karena mendorong tercapainya kondisi istirahat.

Diet sehari-hari juga perlu diperhatikan. Konsumsi karbohidrat kompleks seperti roti, crackers, atau bagel dapat membantu tidur anda. Lawan dari karbohidrat kompleks adalah karbohidrat sederhana seperti gula.

Mengapa karbohidrat kompleks bermanfaat ? karena ternyata zat gizi tersebut dapat memacu pengeluaran serotin, yaitu suatu neurotransmitter otak yang merangsang rasa kantuk.

Segelas susu hangat dan madu juga dapat menjadi obat mujarab agar lebih lelap tidur. susu banyak mengandungasam amino triptofan yang dapat membantu pengeluaran serotin sehingga memudahkan tidur. Triptofan juga memacu pengeluaran hormon melatonin.

Suplemen triptofan telah dilarang di AS karena pernah menyebabkan penyakit gangguan darah serius akibat produknya terkontaminasi. Namun, tidak ada risiko bagi orang-orang yang mau mengonsumsi bahan makanan kaya triptofan seperti susu atau daging kalkun sebagai upaya mengurangi insomnia.

Orang-orang yang sulit tidur dianjurkan makan lettuce di malam hari. Lettuce mengandung subtansi terkait opium yang mempercepat kantuk, dan juga mengandung hyoscyarninyang bersifat antikram. Makan malam hendaknya juga menyertakan kacang-kacangan dan ikan atau daging ayam. Jenis-jenis itu kaya akan niasin (vitamin B3) yang membantu pengeluaran serotonin.

Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan dengan bumbu menyengat, kafein, alkohol, karbohidrat sederhana (gula, sirup), makanan berpengawet, dan makanan kaleng. Gula dan sirup bersifat meningkatkan gula darah dan penghasil energi yang cepat sehingga akan mengganggu tidur.

Makanan berprotein tinggi seperti daging sapi dapat mencegah produksi serotonin sehingga terjaga terus-menerus. Monosodium glutamate (MSG) sebaiknya dihindari karena memunculkan reaksi stimulan.

Menghindari keju, cokelat, sayur bayam, dan tomat menjelang tidur juga dianjurkan. Semua itu mengandungtyramin yang merangsang keluarnya norepinephrine sehingga otak terjaga @ .


Sumber :

Oleh Prof DR Ali Khomsan

http://www.depkes.go.id/index.php?option=articles&task=viewarticle&artid=51&Itemid=3

19 Agustus 2009



Sumber Gambar:
http://1.bp.blogspot.com/_tHWVsZfq_Sw/Sjx4zzMHWmI/AAAAAAAAAMk/E7WX8UVCMis/s400/Ngantuk.jpg